Diposting oleh Taufan Mahameru Pescos , Sabtu, 08 Desember 2012 06.50
Modul 1
(Typing Master)
1. Ketik kalimat di bawah ini
dalam waktu 2 menit dengan menggunakan 10 jari
Pembinaan
dan Pengembangan UKS di seluruh Jenjang lembaga Pendidikan yang dapat
menghasilkan anak didik yang sehat jasmani dan rohani akan kelihatan sejauhmana
pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah yang dapat dilaksanakan Tim Pelaksana UKS
di sekolah-sekolah/madrasah.
Sehubungan dengan hal tersebut peningkatan Pembinaan dan Pengembangan Usaha
Kesehatan Sekolah harus mencakup kondisi Prioritas Pendidikan Kesehatan,
Pelayanan Kesehatan dan Lingkungan Sekolah Sehat dengan dukungan lingkungan
masyarakat sekitar nya dan peran serta komite sekolah yang bersangkutan.
Lingkungan Sekolah Sehat adalah suatu kondisi lingkungan sekolah yang dapat
mendukung tumbuh kembangnya perilaku hidup sehat peserta didik yang menunjang
keberhasilan pendidikan dan pelayanan baik didalam keluarga maupun di
lingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya.
Untuk lebih meningkatkan pembinaan lingkungan sekolah diperlukan motivasi
melalui pelaksanaan kegiatan Lomba Lingkungan Sekolah Sehat yang
diselenggarakan secara rutin setiap tahun.
Pada kesempatan ini kami sampaikan laporan Pelaksanaan Lomba Lingkungan Sekolah
Sehat jenjang pendidikan TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Tingkat Kecamatan
Buduran 2009 berikut hasil kejuaraan yang diperoleh pada masing-masing jenjang
sekolah.
2. Ketik kalimat di bawah ini
dalam waktu 2 menit dengan menggunakan 10 jari.
Menteri
Radius Prawiro kemarin mengatakan, tekstil termasuk produk dengan siklus
pendek, yaitu cepat ada pergantian jenis produk karena harus memenuhi selera itu,
hasil produksinya tidak bakal banyak menarik masyarakat konsumen.
Karena
itu, pengusaha tekstil dalam negeri harus mengadakan penelitian lapangan, untuk
menentukan jenis disain yang digemari masyarakat. Berdasarkan penelitian
tersebut, perusahaan dapat membuat disain yang paling digemari. Tetapi situasi
sekarang ini lain, salah satu produk yang digemari diproduksi sebanyak-
banyaknya, melebihi kebutuhan. Sehingga ketika selera konsumen berubah mengarah
ke kualitas yang lebih bagus, maka tekstil tersebut tinggal tertumpuk tidak
mampu dijual lagi.
Masalah
kuantitas dan kualitas, selain untuk pasaran dalam negeri juga untuk ekspor.
Bila kualitas tidak memenuhi syarat ekspor, tentu tidak laku untuk dipasarkan
di luar negeri. Dalam persaingan di pasaran internasional, produsen
Indonesia sebaiknya memiliki keterampilan, teknologi tinggi serta efisiensi
yang setaraf dalam berproduksi dan manajemen usaha.










Posting Komentar